+6281804225274 (WhatsApp)
Sejak tahun 2015, Om Dompet telah memiliki web resmi yaitu www.omdompet.com, untuk layanan pelanggan Jasa Om Dompet. Namun, blog ini tetap hadir untuk memberikan informasi yang Anda butuhkan seputar layanan jasa yang dimiliki Om Dompet. Untuk terhubung dengan Om Dompet, Anda bisa menggunakan jalur blog ini ataupun di web Om Dompet. Terima kasih.
==================================================================================
ANATOMI TUBUH MANUSIA
Oleh
Feryan Surya Putra
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

PENDAHULUAN
Anatomi berasal dari bahasa Latin, yaitu: ANA yang berarti bagian, memisahkan dan TOMI yang artinya iris atau potong. Jadi, ANATOMI adalah ilmu yang mempelajari bentuk dan susunan tubuh, baik secara keseluruhan maupun bagian-bagian serta hubungan alat tubuh yang satu dengan yang lainnya. Sedangkan Fisiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu: FISI yang artinya alam atau cara kerja dan LOGOS yang artinya ilmu pengetahuan. Jadi, FISIOLOGI adalah ilmu yang mempelajari faal atau pekerjaan dari tiap-tiap jaringan tubuh atau bagian bagian dari alat-alat tubuh dan sebagainya. Jika digabungkan, Anatomi – Fisiologi memiliki arti ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang susunan atau potongan tubuh dan bagaimana alat tubuh tersebut bekerja.
Struktur tubuh manusia terdiri dari:
1.      SEL, yaitu unsur dasar jaringan tubuh yang terdiri atas inti sel/ nucleus dan    protoplasma.
2.      JARINGAN, yaitu kumpulan sel khusus dengan bentuk dan fungsi yang sama.
3.      ORGAN, yaitu bagian tubuh/ alat manusia dengan fungsi khusus.
4.      SISTEM, yaitu susunan alat dengan fungsi tertentu.

PEMBAHASAN
1.      SEL
Sel adalah satu unit dasar dari tubuh manusia dimana setiap organ merupakan gregasi/penyatuan dari berbagai macam sel yang dipersatukan satu sama lain oleh sokongan strukturstruktur interselluler . Setiap jenis sel dikhususkan untuk melakukan suatu fungsi tertentu. Misalnya sel darah merah yang jumlahnya 25 triliun berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru - paru ke jaringan. Disamping sel darah merah masih terdapat sekitar 75 triliun sel lain  yang menyusun tubuh manusia, sehingga jumlah sel pada manusia sekitar 100 triliun sel.
Walaupun banyak sel yang berbeda satu sama lainnya, tetapi umumnya seluruh sel mempunyai sifar-sifat dasar yang mirip satu sama lain, misalnya :
a.       oksigen akan terikat pada karbohidrat, lemak atau protein pada setiap sel untuk  melepaskan energi
b.      mekanisme umum merubah makanan menjadi energi
c.       setiap sel melepaskan hasil akhir reaksinya ke cairan disekitarnya
d.      hampir semua sel mempunyai kemampuan mengadakan reproduksi dan jika sel  tertentu mengalami kerusakan maka sel sejenis yang lain akan beregenerasi.
Secara umum sel-sel yang menyusun tubuh manusia mempunyai struktur dasar yang terdiri dari membran sel, protoplasma dan inti sel (nukleus). Ketiganya mempunyai komposisi kimia yang terdiri dari air, elektrolit, protein, lemak dan karbohidrat.
Bagian-bagian sel, yaitu:
a.       Protoplasma, sel terdiri atas sebuah badan yang terletak di tengah, yaitu inti atau nukleus, dan sitoplasma atau sisa protoplasma, yang memiliki nukleus.
b.      Sitoplasma, terdiri atas beberapa unsur penting seperti berikut:
1)      Mithokondria, yang berupa tongkat-tongkat kecil yang erat berhubungan dengan proses katabolik atau pernapasan badan sel.
2)      Alat Golgi, seperti saluran yang terletak dekat nukleus, dan terlibat dalam kegiatan pengeluaran sekret dari sel.
3)      Sitoplasma dasar, bahan koloid yang sangat kompleks dimana semua struktur lainnya terendam, terutama bertugas dalam kegiatan anabolik atau sintetik dari sel.
4)      Sentrosom, sebagian kecil sitoplasma yang padat, terletak dekat dengan nukleus. Mempunyai peran penting dalam pemecahan sel.
5)      Membran sel, kulit sel bukanlah selaput yang mati. Banyak fungsi penting yang berhubungan dengannya, tetapi khususnya ia bekerja sebagai saringan selektif yang mengizinkan beberapa behan tertentu masuk sel atau menghindarkan bahan lain masuk. Dengan demikian, ia merupakan bagian penting untuk mempertahankan komposisi (susunan) kimia yang tepat dari protoplasma.
c.       Nukleus, terdiri atas massa protoplasma yang lebih kompak (padat), terpisah dari sitoplasma oleh membran nukleus, yang juga bersifat penyaring selektif, yang Mengizinkan bahan keluar dari nukleus masuk sitoplasma, atau yang masuk ke dalamnya. Nukleus mengendalikan sel serta semua kegiatannya. Tanpa nukleus sel akan mati.
2.      JARINGAN
Di dalam tubuh makhluk hidup terdapat empat kelompok jaringan yang dikenal sebagai jaringan dasar, yaitu jaringan epitel, jaringan muskulus (otot), jaringan saraf (nervus), dan jaringan ikat (kenektif).
a.       Jaringan Epitel
Epitel merupakan sel yang menutupi permukaan tubuh, antara lain pembuluh darah dan sel saluran napas. Jaringan epitel dibagi atas dua golongan utama, masing-masing terdiri atas berbagai varietas. Semua epitel terletak di atas bahan homogen yang disebut membran alas (dasar).
Jenis-jenis jaringan epitel, yaitu:
1)      Epitel sederhana, golongan ini hanya terdiri satu lapis sel dan dapat dibagi lagi dalam tiga golongan varietas.
2)      Epitel gepeng, terdiri atas lembaran tipis halus tersusun berdempetan, seperti pada lukisan mosaik atau seperti pada lantai. Sel ini dijumpai di tempat-tempat yang permukaannya sangat halus, seperti pada selaput jantung (selaput serosa, lapisan pembuluh darah, dan limfe).
3)      Epitel silinder, dibentuk oleh satu lapisan sel dan melapisi saluran dari sebagian besar kelenjar, hampir seluruh saluran pencernaan yang diselingi sel bentuk cangkir di antaranya dan juga melapisi beberapa bagian dari saluran urogenital.
4)      Epitel berambut, sel ini dapat dijumpai pada saluran pernapasan serta cabangcabangnya, seperti pada sinus frontalis dan sinus maxilaris. Sel ini juga melapisi saluran telur dan sebagian dari uterus dan ventrikel otak.
5)      Epitel majemuk, terdiri lebih dari satu lapis sel. Epitel berlapis membentuk lapisan epidermal (kulit ari) pada kulit.
      Fungsi jaringan epitel yaitu untuk melindungi organ yang dilapisinya, sebagai organ sekresi, dan penyerapan. Jaringan epitel menghindarkan kerusakan jaringan di bawahnya, hilangnya cairan dari lapisan ini, dan juga masuknya cairan ke dalam struktur yang ditutupi kulit. Mikroorganisme tidak dapat menembus kulit sehat, tetapi mereka dapat lewat kulit yang terluka. 
b.      Jaringan Otot
Otot ialah jaringan yang mempunyai kemampuan khusus yaitu berkontraksi yang menimbulkan suatu gerakan. Otot terdiri atas serabut silindris yang mempunyai sifat yang sama dengan sel dari jaringan lain. Semuanya diikiat menjadi berkas-berkas serabut kecil oleh sejenis jaringan ikat yang mengandung unsur kontraktil.
Ada tiga jenis otot, yaitu:
                      1)     Otot bergaris (otot lurik, otot kerangka, atau otot sadar). Setiap serabut otot terdapat garis melintang yang digambarkan dengan selang-seling antara warna muda dan tua. Setiap serabut terbentuk oleh sejumlah mio-fibril dan diselubungi membran halus, yaitu sarkolemna (selaput otot).
                      2)     Otot polos (otot tidak bergaris, otot licin, otot tak sadar). Jenis ini dapat berkontraksi tanpa rangsangan saraf, meskipun di sebagian besar tempat di tubuh kegiatannya berada di bawah pengendalian saraf otonomik (tak sadar).
                      3)     Otot jantung, ditemukan hanya pada jantung. Otot jantung memiliki kemampuan khusus untuk mengadakan kontraksi otomatis dan ritmis tanpa tergantung pada ada atau tidaknya rangsangan saraf. Cara kerja semacam ini disebut miogenik, yang membedakannya dengan neurogenik.
c.       Jaringan Ikat
Sesuai namanya, jaringan pengikat berfungsi untuk mengikat jaringan dan alat tubuh. Contoh jaringan ini adalah jaringan darah.


d.      Jaringan Syaraf
Jaringan saraf adalah jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas otot dan organ serta menerima dan meneruskan rangsangan. Jaringan ini terdiri atas tiga unsur, yaitu:
1)      unsur berwarna abu-abu, yang membentuk sel saraf
2)      unsur putih, yaitu serabut saraf
3)      neuroglia, sejenis sel pendukung yang dijumpai hanya dalam sistem saraf dan yang menghimpun serta menopang sel saraf dan serabut saraf. 
3.      Organ dan system organ
Organ-organ yang terintegrasi dan saling bekerjasama membentuk suatu unit fungsi sistem. Dalam tubuh terdapat beberapa sistem yang saling berhubungan sehingga membuat tubuh menjadi sehat.
a.    System rangka
Kerangka tubuh manusia terdiri dari susunan berbagai macam tulang yang satu sama lainnya saling berhubungan, terdiri dari:
1)      Tulang kepala: 8 buah
2)      Tulang kerangka dada: 25 buah
3)      Tulang wajah: 14 buah
4)      Tulang belakang dan pinggul: 26 buah
5)      Tulang telinga dalam: 6 buah
6)      Tulang lengan: 64 buah
7)      Tulang lidah: 1 buah Tulang kaki: 62 buah
Fungsi kerangka antara lain:
1)      menahan seluruh bagian-bagian tubuh agar tidak rubuh
2)      melindungi alat tubuh yang halus seperti otak, jantung, dan paru-paru
3)      tempat melekatnya otot-otot
4)      untuk pergerakan tubuh dengan perantaraan otot
5)      tempat pembuatan sel-sel darah terutama sel darah merah
6)      memberikan bentuk pada bangunan tubuh buah
     Gelang bahu terdiri atas tulang selangka yang melengkung berupa huruf S, dan tulang belikat yaitu sebuah tulang ceper berbentuk segi tiga.Gelang bahu berhubungan dengan rangka batang badan hanya pada satu tempat saja.Ujung sebelah tengah tulang selangka dihubungkan dengan pinggir atas tulang dada oleh sendidada-selangka. Ujung sebelah luar tulang selangka berhubungan dengan sebuah taju tulang belikat (ujung bahu) dengan perantara sendi akromioklavikula.bahu yaitu persendian yang menghubungkan lengan dengan badan. Pergelangan ini mempunyai mangkok sendi yang tidak sempurna oleh karena bagian belakangnya terbuka.
   Sendi Lutut, ujung bawah tulang paha mempunyai dua buah benjol sendi yang bertopang pada bidang atas tulang kering.Dengan demikian terbentuklah sebuah sendi yang dinamakan sendi lutut.Pada dinding depan sendi lutut terdapat tempurung lutut.
b.    System Syaraf
           Sistem saraf terdiri atas susunan saraf pusat, yang mencakup otak dan sumsum tulang belakang, sistem saraf periferi atau susunan saraf tepi terdiri atas urat-urat saraf yang berasal dari otak dan sumsum belakang, dan sistem saraf otonom. Sistem pusat dan periferi sering dikelompokkan bersama dan dilukiskan sebagai sistem saraf serebrospinal. Sistem saraf otonom mencakup saraf simpatik dan parasimpatik.
           Sistem saraf pusat berkembang dari suatu struktur yang berbentuk bumbung. Pada bumbung tersebut dapat dilihat sebuah dasar, sebuah atap dan dua dinding sisi sebagai pembatas suatu terusan yang terletak di tengah. Dalam perkembangan selanjutnya pada beberapa tempat bumbung tadi menjadi tebal, sedangkan pada tempat-tempat lain dindingnya tetap tinggal seperti semula.Di sebelah depan berkembang dua gelembung yang setangkup letaknya. Gelembung-gelembung ini kemudian menjadi kedua belahan otak besar. Di sebelah belakang terbentuk otak kecil, oleh karena itu atap bumbung di sini menjadi semakin tebal.
         Sumsum belakang menyerupai batang kelubi yang penampangnya jorong. Letaknya dalam terusan tulang belakang anatara rongga tengkorak dan daerah pinggang. Penampangnya dari atas ke bawah semakin kecil, kecuali pada dua tempat, yaitu di daerah leher dan di daerah pinggang. Di tempat-tempat ini sumsum belakang agak melebar.
c.    System Otot
           Otot punggung sejati merupakan dua buah jurai yang amat rumit susunannya, terletak di sebelah belakang kanan dan kiri tulang belakang, mengisi ruang antara taju duri dan taju lintang. Otot-otot punggung sejati itu hampir sama sekali tertutup oleh otot-otot punggung sekunder yang sebenarnya termasuk otot-otot anggota gerak atas dan bawah. Kedua jurai otot tersebut dinamakan penegak batang badan dan amat penting artinya untuk sikap dan gerakan tulang belakang.
d.   System pembulu darah
Sistem pembuluh darah mencakup sistem sirkulalsi dan sistem aliran limfe. Darah merupakan sistem transpor yang utama. Darah dipompa mengitari tubuh oleh jantung,oksigen dibawa paru-paru dan karbon dioksida dikumpulkan dari jaringan. Makanan disalurkan melalui hati dan kemudian masuk sirkulasi umum. Produk yang tidak diperlukan disalurkan ke ginjal.
e.    System pernafasan
Sistem pernapasan terdiri atas saluran dan organ yang berhubungan dengan pernapasan. Oksigen dari udara diambil dan dimasukkan ke darah, kemudian diangkut ke jaringan. Produk yang tidak perlu, karbon dioksida, diangkut oleh darah dari jaringan tubuh ke paru-paru dan dihembuskan ke luar udara. Paru – paru merupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari gelembung (gelembung hawa/alveoli). Gelembung-gelembung hawa terdiri dari selsel epitel dan endotel. Banyaknya gelembung paru-paru kurang lebih 700.000.000 buah (paru-paru kanan dan kiri).Paru-paru terletak pada rongga dada. Pada rongga dada tengah terletak paru-paru sedangkan pada rongga dada depan terletak jantung.Paru-paru terdiri dari dua bagian yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paruparu kanan terbagi atas tiga belah paru (lobus) yaitu belah paru atas, belah paru tengah dan belah paru bawah. Paru-paru kiri terbagi atas dua belah paru yaitu belah paru atas dan belah paru bawah.
f.     System pencernaan
Sistem pencernaan terdiri atas saluran pencernaan beserta kelenjar dan organ daripadanya. Makanan dipecahkan oleh enzim dalam saluran pencernaan dan diangkut oleh darah ke hati dan akhirnya ke jaringan.
1)        System indera
System indera perasaan, penciuman, penglihatan dan pendengaran dan juga fungsi raba dari kulit. Melalui organ-organ ini individu dapat berjaga-jaga terhadap kekuatan luar sehingga mampu melindungi dirinya.
2)        System Reproduksi
Alat reproduksi pada laki-laki:
     Alat-alat reproduksi laki-laki dibagi atas bagian pembuat mani dan bagian penyalur mani. Bagian pertama berupa kelenjar kelamin, yaitu buah zakar yang membentuk sel-sel mani. Buah zakar kanan dan kiri tergantung di dalam sebuah lipatan kulit yang berbentuk kantong dan terletak di bawah tulang kemaluan yang dinamakan kandung buah zakar (skrotum). Pada sisi belakang setiap buah zakar terdapat anak buah zakar yang tergolong sebagai jalan penyalur.
     Sel-sel mani keluar dari buah zakar dan masuk ke dalam anak buah zakar. Di sini sel-sel mani melalui suatu saluran halus yang berliku-liku dan di bagianbawah anak buah zakar beralih menjadi pipa mani, yang berjalan di depanulang kemaluan ke atas, diiringi oleh nadi buah zakar dan anyaman pembuluh balik. Buah zakar, anak buah zakar dan tali mani diselubungi oleh beberapa kerudung dan juga selapis otot yang bernama otot pegantung yang dapat menarik buah zakar dan anak buah zakar ke atas.
Alat reproduksi pada wanita:   
Alat-alat reproduksi perempuan terdiri atas indung telur, tabung rahim, rahim, liang senggama dan alat-alat kelamin luar. Indung telur berjumlah dua, terletak pada dinding sisi panggul kecil di sebelah kanan dan di sebelah kiri.Masing-masing indung telur tergantung pada beberapa ikat dan lipatan salut perut. Indung telur adalah kelenjar kelamin perempuan yang menghasilkan sel-sel kelamin, yaitu sel-sel telur.
Sel-sel telur dalam indung telur diselubungi oleh oleh suatu selubung yang terdiri atas sel-sel, keseluruhannya berupa bentuk yang dinamakan folikel atau gelembung Graaf.Pada perempuan yang telah masak kelamin, folikel yang berkembang merupakan tonjolan pada permukaan indung telur, yang menyerupai permukaan buah srikaya. Setelah folikel masak, maka akan pecah sambil melemparkan ke luar sel telurnya yang kini terapung dalam rongga perut (kejadian ini disebut ovulasi).

KESIMPULAN
Pengertian Anatomi (susunan Tubuh) Adalah ilmu yang mempelajari susunan tubuh dan bentuk tubuh makhluk hidup. Sejarah anatomi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari kronologi masalah anatomi mulai dari kejadian pemeriksaan kurban persembahan pada masa purba hingga analisa rumit akan bagian-bagian tubuh oleh para ilmuwan modern. Dalam perkembangannya, manusia kian memahami fungsi-fungsi dan struktur tubuh melalui ilmu anatomi. Metode pemeriksaan selalu berkembang, dari pemeriksaan tubuhhewan, pembedahan mayat, sampai ke teknik-teknik kompleks yang dikembangkan pada satu abad terakhir.
Berdasarkan hasil pembahasan maka dapat disimpulkan beberapa hal diantaranya yaitu:
1.      Sistem saraf adalah suatu struktur yang terdiri dari komponen-komponen sel saraf (neuron). Selanjutnya ion kalsium menimbulkan peristiwa-peristiwa kimia proses kontraksi. di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Sel saraf terdiri dari badan sel.
2.      Mekanisme gerak reflek (gerak tidak sadar) Rangsangan ±> saraf sensorik ±> pusat integrasi di sumsum tulang belakang ± > saraf motorik ±> gerak otot.
3.      Manusia mempunyai lima indera, ada indera penglihatan, penciuman, pendengaran, pengecapan dan peraba. Manusia mempunyai lima pancaindera, yaitu mata, hidung, telinga, lidah dan kulit. Masing-masing alat indera mempunyai kegunaan dan memiliki kelainan atau gangguan yang berbeda. 
4.      pada reproduksi pria memiliki penis dan kelenjar testis, utuk menghasilkan sperma, kematangan sel sperma di tandai mimpi basah pada usia pubertas.
5.      Pada reproduksi wanita meliliki vagina dan ovarium untuk menghasilkan ovum. Kematangan sel telur ditandai dengan menstruasi pada usia 13-16 tahun masa pubertas.



ANATOMI SISTEM OTOT

Oleh
Feryan Surya Putra
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Pendahuluan
Dalam kehidupan, ada beberapa bagian yang dapat membantu antara organ satu dengan organ lainnya, contohnya saja otot. Otot dapat melekat di tulang yang berfungsi untuk bergerak aktif. Selain itu otot merupakan jaringan pada tubuh hewan yang bercirikan mampu berkontraksi, aktivitas biasanya dipengaruhi oleh stimulus dari sistem saraf. Unit dasar dari seluruh jenis otot adalah miofibril yaitu struktur filamen yang berukuran sangat kecil tersusun dari protein kompleks, yaitu filamen aktin dan miosin (Awik, 2004).
Pada saat otot berkontraksi, filamen-filamen tersebut saling bertautan yang mendapatkan energi dari mitokondria di sekitar miofibril. Oleh karena itu, banyak jenis otot yang saling berhubungan walaupun jenis otot terdiri dari otot lurik, otot jantung, dan otot rangka. Ketiganya mempunyai fungsi dan tujuan yang berbeda pula.
Otot merupakan suatu organ yang sangat penting bagi tubuh kita, karena dengan otot tubuh kita dapat berdiri tegap. Otot merupakan suatu organ atau alat yang memungkinkan tubuh kita agar dapat bergerak. Otot merupakan alat gerak aktif, ini adalah suatu sifat yang penting bagi organisme. Sebagaian besar otot tubuh ini melekat pada kerangka yang menyebabkan dapat bergerak secara aktif sehingga dapat menggerakkan bagian-bagian kerangka dalam suatu letak yang tertentu.
Otot merupakan sebuah alat yang menguasai gerak aktif dan memelihara sikap tubuh. Dalam tubuh kita terdiri dari bermacam-macam jenis otot serta mempunyai sifat dan cara kerja sendiri-sendiri, untuk saling menujang agar kita dapat bergerak.
Daging merupakan bahan pangan yang dihasilkan dari perubahan post mortem (pascamerta) dari otot strip, otot yang membalut tulang rangka tubuh (skeletal), dikenal sebagai jaringan muskuler. Jaringan muskuler merupakan jaringan yang sangat berkembang dan sangat spesifik, dimana berlangsung perubahan energi kimia menjadi energi mekanik yang menjamin penanganan dan pergerakan. Sistem ini yang menjamin metabolisme energetik jaringan muskuler dan peranannya sangat besar terhadap warna, tekstur dan kompoisisi otot.
 Sistem ini yang mempengaruhi secara langsung sedikit atau banyaknya terhadap karakteristik organoleptik (sensorik) daging dan merupakan penanggung jawab yang besar pada heterogenitas yang teramati pada tingkat sifat-sifat daging. Dengan demikian pengetahuan tentang karakteristik otot melalui struktur dan sifat-sifat jaringan muskuler diperlukan dalam pemilihan otot dan perlakuan optimal yang diterapkan pada otot.

Pembahasan
Pengertian Otot
Otot merupakan suatu organ atau alat yang dapat bergerak ini adalah sutau penting bagi organisme. Gerak sel terjadi karena sitoplasma merubah bentuk. Pada sel-sel sitoplasma ini merupakan benang-benang halus yang panjang disebut miofibril. Kalau sel otot yang mendapatkan rangasangan maka miofibril akan memendek, dengan kata lain sel oto akan memendekkan dirinya kearah tertentu.
Otot merupakan jaringan pada tubuh hewan yang bercirikan mampu berkontraksi, aktivitas biasanya dipengaruhi oleh stimulus dari sistem saraf. Unit dasar dari seluruh jenis otot adalah miofibril yaitu struktur filamen yang berukuran sangat kecil yang tersusun dari protein kompleks , yaitu filamen aktin dan miosin. Pada saat berkontraksi, filameb-filamen tersebut saling bertautan yang mendapatkan energi dari mitokondriadi sekitar miofibil.
Terdapat pula macam-macam otot yang berbeda pada vertebrata. Yang pertama ialah otot jantung, yaitu otot yang menyusun dinding jantung. Otot polos terdapat pada dinding semua organ tubuh yang berlubang (kecuali jantung). Kontraksi otot polos yang umumnya tidak terkendali, memperkecil ukuran struktur-struktur yang berlubang ini. Pembuluh darah, usus, kandung kemih dan rahim merupakan beberapa contoh dari struktur yang dindingnya sebagian besar terdiri atas otot poos.
Sehingga kontraksi otot polos melaksanakan bermacam-macam tugas seperti meneruskan makanan kita dari mulut ke saluran pencernaan, mengeluarkan urin, dan mengirimkan bayi ke dunia. Otot kerangka, seperti namanya, adalah otot yang melengkat pada kerangka.
Otot ini dikendalikan dengan sengaja. Kontraksinya memungkinkan adanya aksi yang disengaja seperti berlari, berenang, mengerjakan alat-alat, dan bermain bola. Akan tetapi, apabila otot jantung, otot polos, ataupun otot kerangka atau lurik memeberikan suatu ciri, maka otot tersebut merupakan alat yang menggunakan energi kimia dan makanan untuk melakukan kerja mekanisme.

Macam-Macam Otot
Dalam garis besarnya sel otot dapat dibagi menjadi 3(tiga) golongan yaitu :
Otot Polos
Otot polos terdiri dari sel-sel otot polos. Sel otot ini bentuknya seperti gelendongan, dibagian tengan terbesar dankedua ujungnya meruncing. Otot polos memilki serat yang arahnya searah panjang sel tersebut miofibril. Serat miofilamen dan masing-masing mifilamen teridri dari protein otot yaitu aktin dan miosin. Otot polos bergerak secara teratur, dan tidak cepat lelahg. Walaupun tidur. Otot masih mampu bekerja. Otot polos terdapat pada alat-alat dinding tubuh dalam, misalnya pada dinding usus, dinding pembuluh darah, pembuluh limfe, dinding saluran pencernaan, takea, cabang tenggorok, pada muskulus siliaris mata, otot polos dalam kulit, saluran kelamin dan saluran ekskresi
Ciri-ciri otot polos adalah sebagai berikut :
1.      Berbentuk gelendong
2.      Satu sel pada masing-masing sel.
3.      Tidak memiliki garis melintang.
4.      Bekerja di luar kesadaran kita, sehingga disebut otak tak sadar.
Cara kerja otot polos :
Bila otot polos berkontraksi, maka bagian tengahnya membesar dan otot menjadi pendek. Kerutan itu terjadi lambat, bila otot itu mendapat suatu rangsang, maka reaksi terhadap berasal dari susunan saraf tak sadar (otot involunter), oleh karena itu otot polos tidak berada di bawah kehendak. Jadi bekerja di luar kesadaran kita.
Otot Lurik
Sel-sel otot lurik berbentuk silindris atau seperti tabung dan berinti banyak, letaknya di pinggir, panjangnya 2,5 cm dan diameternya 50 mikron. Sel otot lurik ujungnya sel nya tidak menunjukkan batas yang jelas dan miofibril tidak homogen akibatnya tampak serat-serat lintang. Otot lurik di bedakan menjadi 3 macam, yaitu : otot rangka, otot lurik, dan otot lingkar.
Otot-otot rangka mempunyai hubungan dengan tulang dan berfungsi menggerakkan tulang. Otot ini bila di lihat di bawah mikroskop, maka tampak susunannya serabut-serabut panjang yang mengandung banyak inti sel, dan tampak adanya garis-garis terang di selingi gelap yang melintang (Ville,1984).
Otot-otot kulit seperti yang terdapat pada roman muka termasuk otot-otot lurik berada di bawah kehendak kita. Perlekatannya pda tulang dan kulit, tetapi ada juga terdapat dalam kulit seluruhnya. Otot-otot yang merupakan lingkaran di sebuah otot lingkaran, misalnya otot yang mengelilingi mulut dan mata
Otot ini memiliki beberapa ciri diantaranya :
1.      Sel otot lurik berbentuik silindris, memanjang dan mempunyai inti sel. Terlihat garis selang-seling jika dilihat dengan mikroskop.
2.      Otot ini bekerja dalam kendali pikiran dan kesadaran klita.Karenanya otot ini disebut otot sadar.
Cara kerja otot lurik
Bila otot lurik berkontraksi, maka menjadi pendek dan setiap serabut turut dengan berkontraksi. Otot-otot jeis ini hanya berkontraksi jika di rangsangan oleh rangsangan daraf sadar (otot valunter). Kerja otot lurik adalah bersifat sadar, karena itu disebut otot sadar, artinya bekerja menurut kemauan, karena itu di sebut otot sadar, artinya bekerja menurut kemauan atau perintah otak. Reaksi kerja otot lurik terhadap perangsang cepat tapi tidak tahan kelelahan.
Otot Jantung
Otot jantung merupakan otot “istimewa”. Otot ini bentuknya seperti otot lurik perbedaanya ialah bahwa serabutnya bercabang dan bersambung satu sama lain. Berciri merah khas dan tidak dapat dikendalikan kemauan. Kontraksi tidak di pengaruhi saraf, fungsi saraf hanya untuk percepat atau memperlambat kontraksi karena itu disebut otot tak sadar. Otot jantung di temukan hanya pada jangtung (kor), mempunyai kemampuan khusus untuk mengadakan kontraksi otomatis dan gerakan tanpa tergantung pada ada tidaknya rangsangan saraf. Cara kerja otot jantung ini disebut miogenik yang membedakannya dengan neurogonik.
Otot ini hanya terdapat pada otot jantung.Otot ini dikelompokkan tersendiri karena perbedaan sifatnya denngan kedua kelompok yang lain. Dilihat dari struktur penampangnya,otot jantung mmirip dengan otot lurik karena adanya warna gelap terang ddddi sepanjang otot tersebut. Akan tetapi berbeda dengan otot lurik,otot jantung memiliki ssifat sebagaimana otot polos yaitu: bekerja di luar kesadaran dan kontrol ppikiran kita.

Tipe Serabut Otot
Otot Merah
1.      Ukuran syaraf kecil
2.      Diameter kecil
3.      Syaraf motor lambat
4.      Timbunan glikogen rendah
5.      Timbunan Trigliserida tinggi
6.      Kekuatan kontaraksi rendah
7.      Waktu kontraksi lambat
8.      Produksi tenaga rendah
9.      Efisiensi energi tinggi
10.  Daya tahan tinggi
Otot Putih
1.      Ukuran Syaraf motor besar
2.      Diameter besar
3.      Syaraf motor cepat
4.      Timbunan Glikogen tinggi
5.      Timbunan Trigliserida menengah
6.      Kekuatan kontraksi tinggi
7.      Waktu kontraksi cepat
8.      Waktu relaksasi cepat
9.      Produksi tenaga tinggi
10.  Efisiensi energi rendah
11.  Daya tahan rendah
12.  Banyak mengandung protein

Perbedaan Otot Merah Dan Otot Putih
Otot Merah
1.      Otot merah tidak cepat lelah karena system pembuluh darah dan kapiler yang lebih luas untuk menyediakan sejumlah oksigen ekstra yang mana oksigen ini digunakan dalam metabolisme oksidatif sebagai sumber energi otot yang berarti mengkombinasikan oksigen dengan berbagai bahan makanan seluler untuk membebaskan ATP, separuh dari energi ini dapat datang dari glikogen dan juga pada otot merah terjadi peningkatan hebat pada jumlah mitokondria yang akan membantu dalam metabolisme oksidatif tingkat tinggi sehingga dalam hal ini oksigen selalu ada dalam proses metabolisme oksidatif sehingga otot tidak cepat lelah.
2.      Otot merah lambat berkontraksi karena memiliki dominasi serat-serat kecil lambat, juga karena otot lambat bekerja (kontraksinya jauh lebih lama) sehingga dalam pemulihan energi pada waktu kontraksi, otot harus melewati beberapa mekanisme pemulihan energi diantaranya metabolisme oksidatif yang berlangsung kontinyu.
3.      Otot merah mampu beroksidasi karena terdapat sejumlah besar mitokondria, pembuluh kapiler dan mioglobin.
Otot Putih
1.      Otot putih cepat lelah karena kebalikan dari otot merah yang tidak menggunakan oksigen dalam melepaskan ATP sehingga hasil metabolismenya berupa asam laktat dalam jumlah lebih besar yang menghalangi fungsi otot sehingga otot cepat lelah
2.      Otot putih cepat berkontraksi karena memiliki banyak serat cepat yang berupa serat-serat besar untuk kekuatan kontraksi yang besar, juga karena adanya reticulum serkoplasma yang luas sehingga dapat dengan mudah melepas ion-ion Ca yang memulai kontraksi otot
3.      Otot putih tidak mampu beroksidasi karena otot putih digunakan untuk mengeluarkan energi dengan cepat dan kuat sehingga tidak memiliki kemampuan untuk beroksidasi.

Apa Fungsi Otot Dalam Tubuh Manusia
Otot-otot dalam tubuh manusia melakukan beberapa fungsi penting. Fungsi utama mereka adalah gerakan, baik sengaja dan tidak sengaja, dan mereka juga mendukung tubuhnya, membantu menjaga postur. Sehat, otot yang kuat juga menstabilkan tubuh banyak sendi dan menentukan kekuatan tubuh secara keseluruhan. Fungsi tambahan adalah untuk menghasilkan panas sebagai produk sampingan dari proses lainnya.
Fungsi yang paling jelas dari otot adalah gerakan. Gerakan volunter melibatkan upaya sadar pada bagian dari individu, dan contoh-contoh meliputi berjalan, membungkuk, memutar, dan mengangkat. Hal ini juga termasuk gerakan motoriknya, seperti menulis atau memainkan alat musik. Jenis otot biasanya bertanggung jawab untuk gerakan volunter disebut skeletal, itu adalah otot lurik yang memiliki penampilan terbalut atau bergaris di bawah mikroskop. Otot rangka yang melekat pada tulang dan menghasilkan gerak dengan kontraksi, atau pengetatan, dan relaksasi.
Jenis lain dari gerakan tidak disengaja, dan itu terjadi secara otomatis. Contoh termasuk pernapasan, gerakan makanan melalui sistem pencernaan, dan detak jantung. Pergerakan ini terjadi tanpa usaha dari individu, dan banyak dari mereka mempertahankan hidup dan melanjutkan jika seseorang sedang tidur atau tidak sadar. Berbagai sinyal mengendalikan tindakan disengaja, dan otot-otot yang melakukan gerakan-gerakan ini sering polos di alam, kecuali untuk otot jantung lurik.
Fungsi lain dari otot-otot dalam tubuh manusia adalah dukungan. Otot rangka terus bekerja untuk mendukung tubuh dan membantu untuk mempertahankan postur, apakah seseorang duduk atau berdiri. Otot-otot ini juga mendukung, menstabilkan, dan memperkuat sendi dengan memegang tulang dalam posisi yang tepat, terutama di daerah di mana bagian-bagian dari sendi tidak cocok bersama erat, seperti bahu dan pinggul. Otot rangka juga sangat penting dalam menentukan kekuatan tubuh secara keseluruhan dan kemampuan untuk melakukan berbagai tugas fisik. Mempertahankan otot yang kuat sangat membantu untuk kesehatan umum dan kesejahteraan.
Otot-otot juga penting untuk pemeliharaan suhu tubuh yang benar. Ketika otot mengkonsumsi nutrisi untuk memberikan tenaga untuk gerakan, sebagian energi menciptakan panas-diperkirakan sebanyak 75% dari energi yang dihasilkan lolos dengan cara ini. Menimbang bahwa otot rangka terdiri dari persentase besar dari total massa tubuh, jumlah panas yang dihasilkan adalah signifikan dan memainkan peran penting dalam mempertahankan suhu yang sehat.

Kesimpulan
Otot merupakan suatu organ atau alat yang memungkinkan tubuh dapat bergerak. Ini adalah suatu sifat penting bagi organisme. Gerak sel terjadi karena sitoplasma mengubah bentuk (lihat cara pergerakan amuba). Pada sel-sel, sitoplasma ini merupakan benang-benang halus yang panjang disebut miofibril. Kalau sel otot mendapat rangsangan maka miofibril akan memendek. Dengan kata lain sel otot akan memendekkan dirinya ke arah tertentu (berkontraksi).
Mekanisme kerja otot pada dasarnya melibatkan suatu perubahan dalam keadaan yang relatif dari filament-filamen aktin dan myosin. Selama kontraksi otot, filamen-filamen tipis aktin terikat pada dua garis yang bergerak ke Pita A, meskipun filamen tersebut tidak bertambah banyak. Namun, gerakan pergeseran itu mengakibatkan perubahan dalam penampilan sarkomer, yaitu penghapusan sebagian atau seluruhnya garis H, selain itu filamen myosin letaknya menjadi sangat dekat dengan garis-garis Z dan pita-pita A serta lebar sarkomer menjadi berkurang sehingga kontraksi terjadi. Kontraksi berlangsung pada interaksi antara aktin miosin untuk membentuk komplek aktin-miosin.

DAFTAR PUSTAKA






Nah lho… ini apaan coba hahahah. Seorang Om Dompet dibikin baper oleh SINETRON Indonesia, secara aku tuh bisa dibilang “anti” banget nonton sinetron apalagi jika pemeran utamanya dianiaya tak berdaya sungguh mengenaskan sebodoh itukah orang alim di dunia ini hahahah… tapi sebodoh-bodohnya pemeran utama, masih bodoh yang nonton (gak usah emosi bagi yang hobby sinetron).

Tapi beberapa waktu lalu, aku dibuat terkunci oleh ulah Roman (Arbani Yasiz) sama Wulandari (Adinda Azani). Saat mereka berakting, ah ini mah cuma awal-awal aja dibikin baper lama kelamaan si Pemeran utama pasti akan dibully mati-matian tanpa bisa membalas dan hanya episode terakhirlah yang bisa menolongnya ….

Tapi aku perhatikan, ini sinetron judulnya apa sih nah lho… Roman Picisan kayak pernah denger (kelihatan tuanya hahah) oalahhh ternyata ini cerita jaman dulu tahun 1980-an dibintangi Rano Karno sama Lidya Kandau. Ya ya ya ya … biasa aja sih banyak sinetron yang kayak gini terus dibikin bertele-tele biar naik rating.

Tapi satu dua tiga hari …. Malah pengin nonton lagi tuh dua artis berakting lucu-lucu ngegemesin hahahah. Sebagai orang yang jarang nonton sinetron, saya langsung perhatikan aja aktingnya mbuh apa ceritanya gak peduli. Ternyata eh ternyata mereka berakting di luar dugaan gaes, gak seperti kama sebelah yang ekspresinya flat dan tidak bernyawa (ups siapa tuhh … hahaha)

Oke, intinya Sinetron ini mampu menggugah pikiranku yang telah lama beku oleh cerita-cerita. Entah mungkin yang bikin cerita adalah orang lawas atau akting para pemainnya yang total dan cocok ? dan mungkin bisa benar keduanya ….

Yang bikin demen adalah di sini ada bully tapi gak keterlaluan, Pemeran utamanya gak dibikin sempurna, dia tetap punya emosi tetep punya kekurangan yang membuat lebih dinamis ceritanya. Ketika sang antagonis puny ide busuk, justru takdirlah yang dapat menyelematkan dan bikin penonton senyum-senyum sendiri hahahah ,… wis pokoke nonton wae lah.

Bagi yang belum nonton tak certain sedikit ya, biar nanti pas nonton gara-gara ketularan Om Dompet gak akan ketinggalan


Roman Picisan mengisahkan tentang Roman (Arbani Yasiz) yang jago membuat puisi. Teman-temannya kerap memanggilnya Rompis lantaran hobi membuat puisi gombal. Tak hanya jago soal puisi, Roman juga jago soal menaklukkan hati wanita. Roman sering berganti pasangan alias playboy. Demi bisa nge-date dengan cewek incarannya, Roman bahkan sampai menjual sepatu bekasnya ke pasar loak.

Ulah Roman yang kerap berganti pasangan ini membuat Wulandari (Adinda Azani) kesal. Wulan bahkan menyebut Roman adalah cowok 'brengsek' yang sengaja mempermainkan perasaan. Akibatnya, Wulan semakin judes dan sinis pada Roman. Keduanya kerap bertengkar dan saling membenci. Hingga tanpa disadari, benih-benih cinta muncul di antara mereka. Sayangnya, Roman dan Wulan gengsi untuk mengakui perasaannya.

Viktor, sepupu Roman menyadari saudaranya ini mencintai Wulan. Viktor yang pintar dan kutu buku jadi mak comblang bagi Roman dan Wulan. Segala cara dilakukan Viktor untuk menyatukan hati Roman dan Wulan. Lambat laun, usaha Viktor berhasil. Roman dan Wulan yang awalnya bak anjing dan kucing kini mulai dekat. Tapi sayangnya, kedekatan mereka tak bertahan lama. Wulan harus meninggalkan Roman dan pindah ke Irian Jaya di akhir kelas 2 SMA bersama keluarganya (Wikipedia)



Tonton salah satu adegannya hahaha











Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Dalam Kegiatan Mencap Melalui Penggunaan Media Bahan Alam Pada Peserta Didik Kelompok B Tk Axxx Semester I Tahun Pelajaran 2014/2015. Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) S1 PAUD. Universitas Terbuka UPBJJxxx

Tujuan perbaikan dalam penelitian pembelajaran ini adalah penggunaan media bahan alam guna meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok B semester I TK xxx. .

Teori yang digunakan adalah tinjauan tentang kemampuan motorik halus, mencap, media bahan alam dan pendidikan anak usia dini. Hipotesis yang diajukan adalah “adanya peningkatan kemampuan motorik halus dalam kegiatan mencap menggunakan media bahan alam pada anak kelompok B semester I TK xxxx Tahun Pelajaran 2014/2015”.

Penelitian perbaikan pembelajaran dilakukan di TK Aisyiyah II Pracimantoro yang merupakan tempat peneliti mengajar. Subjek penelitian perbaikan adalah anak kelompok B yang terdapat di sekolah tersebut berjumlah 13 anak. Sedangkan waktu penelitian selama tiga bulan dari September sampai dengan November 2014. Pelaksanaan penelitian perbaikan dirancang dua siklus dalam 10 kali pertemuan.

Berdasarkan hasil observasi lapangan dan analisis data diperoleh hasil bahwa media bahan alam dapat meningkatkan kegiatan mencap anak. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil observasi dan tindakan perbaikan yang telah dilakukan selama dua siklus. Pada kondisi awal sebelum siklus terdapat 7 anak yang belum mampu melakukan kegiatan mencap dan 6 anak sudah mampu. Kemudian pada kondisi akhir siklus terjadi peningkatan yakni dari 13 anak terdapat 8 atau sebesar 61,54% anak yang sudah mampu melakukan kegiatan mencap tanpa bantuan dan 5 anak atau 38,46% lainnya juga sudah mampu meskipun dengan sedikit bantuan

Dapatkan Laporan PKP UT dengan judul di atas LENGKAP KLIK DI SINI